Publik Desak Audit Anggaran DPR Secara Terbuka
| Publik Desak Audit Anggaran DPR Secara Terbuka |
Masyarakat terus menekan DPR untuk melakukan audit anggaran secara terbuka, menyusul sorotan publik terhadap besarnya tunjangan dan fasilitas anggota dewan. Desakan ini muncul di tengah gelombang protes yang menuntut transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana negara.
Isu bermula dari laporan mengenai tunjangan rumah, transportasi, dan perjalanan dinas anggota DPR yang dinilai terlalu tinggi. Banyak pihak menilai besaran anggaran tersebut tidak seimbang dengan kondisi ekonomi rakyat dan memicu ketidakpuasan publik.
“Rakyat berhak mengetahui kemana setiap rupiah anggaran DPR digunakan. Audit terbuka adalah langkah yang paling tepat,” ujar seorang aktivis masyarakat sipil.
Respons Publik
Desakan untuk audit terbuka tidak hanya datang dari akademisi dan aktivis, tetapi juga melalui aksi unjuk rasa di berbagai kota besar. Massa menuntut DPR segera mempublikasikan laporan penggunaan anggaran agar masyarakat bisa menilai sendiri keadilan dan efisiensi pengelolaan dana negara.
Tanggapan DPR
Beberapa anggota DPR menyatakan kesediaannya untuk meninjau kembali anggaran dan berjanji meningkatkan transparansi. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian kapan audit terbuka benar-benar dilakukan, sehingga publik masih menunggu langkah nyata dari parlemen.